Di tengah ekonomi tak pasti, punya pekerjaan mapan adalah impian setiap orang. Tapi Moms, ada kalanya, terlalu lama dalam “zona nyaman” juga bikin jenuh. Sebab, berasa kurang menantang dan karir mentok. 

Apa yang harus dilakukan? Tetap menjalani karir, atau… ganti karir? Sebelum memutuskan, yuk Moms perhatikan dulu tanda-tanda berikut ini! Apakah Moms juga memilikinya? 

 

 

1. Merasa gak diapresiasi.

Udah kerja maksimal, eh.. bukannya ucapan terima kasih, malah sering dapat omelan dari si bos? Wah, kalau Moms sering merasa gak dihargai atau gak diapresiasi di tempat kerja, biasanya harga diri langsung terjun bebas. 

Keliatannya semua upaya dan kerja keras selama ini, cuma dipandang remeh. Kalau Moms terjebak dalam lingkungan kerja seperti ini, baiknya pikir-pikir lagi, deh. 

 

2. Jenjang karir dibatasi.

Kerja bertahun-tahun, tapi tetap di jabatan yang sama? Posisi middle-level atau top-level malah kebanyakan diisi orang baru? Kalau Moms merasa karir mentok dan gak ada cara agar bisa dipromosikan, harusnya Moms tidak bertahan di tempat  kerja itu. 

Sebab, Moms gak bisa maju atau berkembang di lingkungan kerja tersebut. Lebih baik, saatnya untuk menemukan peluang karir yang prospektif. 

 

3. Sering merasa energi terkuras.

Meeting tiap hari? Check! Lembur sampai malam? Check! Insentif kecil? Check! Wah, kalau gini sih, hanya menguras energi dan pikiran aja ya, Moms. Coba evaluasi lagi kinerja selama ini, apakah semuanya sepadan? 

Sering merasa lelah, pegal, atau energi terkuras, menandakan Moms stres. Akibatnya, berdampak pada kesehatan tubuh. Temukan karir yang bisa memberi keseimbangan fisik dan mental yang sehat.

 

Pada dasarnya, dimanapun kita bekerja, Moms harus selalu happy dan nyaman. Tapi, kalau gak, tanyakan lagi pada diri sendiri, apakah sudah waktunya mengubah karir?