Siapa sih yang nggak ingin segera mencapai kemampanan finansial, yang tinggal santai-santai uang datang sendiri? Tenang Moms, sebelum mencapai kemapanan finansial tersebut, ada lima fase yang harus kita lalui supaya tidak sekedar mapan tapi juga matang. Artinya kita mampu mengelola uang yang kita miliki untuk memenuhi kebutuhan, menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, dan sebagian lagi berinvestasi untuk masa depan. 

But Moms, boleh banget loh untuk setting goal pada usia berapakah kita akan pensiun sambil mempersiapkan masa pensiun. Bahkan banyak juga orang yang sudah mencapai goal pensiun dan bebas tanggungan dana pendidikan tapi tetap ingin bekerja sebagai bentuk aktualisasi diri. 

Nah sebelum mencapai goal, yuk kita pelajari dulu lima fase keuangan yang wajib Moms tahu berikut ini:

1. Struggling

Mendapat gelar sarjana atau master sekalipun butuh perjuangan untuk menuntaskan studi hingga beberapa tahun, melewati rintangan tugas, ujian, hingga skripsi atau tesis. Setelah bekerja dapat gaji pertama UMR yang cukup untuk sekedar bayar kos, biaya makan dan transportasi, nongkrong sama teman-teman, dan cicilan benda-benda konsumtif. Nah ini dia yang disebut fase struggling. Saat kita masih harus berusaha untuk mencukupi kebutuhan hidup layak hingga memenuhi keinginan mempunyai sebuah barang sebagai bentuk aktualisasi diri.

2. Surviving 

Di fase ini kita sudah mulai bergaji layak, selain bisa memenuhi kebutuhan kita juga sudah bisa berhenti menerima bantuan dari orang tua. Bisa dibilang kita semakin mandiri dan dewasa. Karena dari segi pendapatan sudah bertambah maka kita sudah bisa mengurangi cicilan. Kita lebih bijak dalam berbelanja, membeli sesuai kemampuan 

3. Maintaining 

Fase berikutnya adalah fase dimana kita sudah terlepas dari hutang konsumtif, seperti cicilan untuk membeli tas mahal, gadget, dan memenuhi gaya hidup yang lain. Biasnaya Moms yang ada di fase ini sudah mulai berpikir dua kali untuk mengambil cicilan. Hutang yang mungkin masih tersisa adalah hutang produktif seperti KPR dan kerdit bisnis yang kelas bisa menjadi aset.

4. Building

Hidup nyaman dengan tabungan yang cukup sampai nggak nungguin lagi kapan sih waktunya gajian, siapa yang nggak ingin hidup seperti itu? Kalau Moms sudah ada di fase ini artinya Moms sudah berada di fase building. Di fase ini Moms sudah terbiasa mengelola keuangan, budgeting, dan investasi. Yang Moms lakukan adalah bekerja untuk mengumpulkan aset untuk persiapan pendidikan anak yang lebih baik. 

5. Thriving 

Fase terakhir yang paling didambakan banyak orang karena kita sudah mencapai kemapanan finansial. Ibaratnya leyeh-leyeh di rumah pun uang yang datang menghampiri kita. Kuncinya adalah di fase sebelumnya sudah bekerja menyiapkan aset supaya memiliki passive income. Passive income bisa berupa properti yang disewakan atau investasi saham yang bisa membuat kita santai-santai tapi per bulan tetap menerima deviden. 

Moms, fase-fase ini tidak dipengaruhi oleh usia. Ada yang baru menyadari tentang financial planning setelah usia 40 tahunan dan ada juga yang di usia belum mencapai 30 tahun sudah punya aset dan passive income. Lebih baik kita punya sedikit uang tapi pandai mengelola hingga bisa menjadi investasi daripada banyak uang tapi tidak mampu mengelola karen akhirnya akan habis juga. 

Mau nambah ilmu lebih banyak lagi soal empowerment, self-development, parenting, dan finance? Jangan lupa install aplikasi SmartMom Community untuk dapetin ilmu yang kamu cari! Follow juga instagram @smartmomcommunity ya!