Setelah menjadi orang tua kita terus belajar hal baru salah satunya adalah melatih kesabaran. Melihat tumbuh kembang si kecil yang menggemaskan membuat kita bangga sebagai orang tua meskipun kadang juga mengelus dada dengan tingkahnya yang menguji kesabaran. Sebagai manusia biasa wajar kok Moms kalau kita sesekali merasa kesal dengan perilaku si kecil yang sedang berada di fase mengenal dunia. Si kecil masih terus beradaptasi dan mengenal mana hal yang boleh dan tidak boleh melalui ekspresi emosi orang tuanya. 

Nah, untuk mendukung tumbuh kembang si kecil yang masih harus terus didampingi dalam prosesnya mengenal hal baik dan buruk, yuk simak beberapa empat tips efektif mengontrol kemarahan pada si kecil berikut ini:

  • Jaga Jarak Aman 

Tidak hanya saat berlalu lintas, jaga jarak aman juga perlu dilakukan saat Moms sedang emosi sama anak. Mau melampiaskan kemarahan nggak mungkin, tapi kalau ditahan jadinya stress sendiri. Maka, pergilah ke ruangan lain untuk menyendiri beberapa saat. Tinggalkan anak bermain sendiri di kamar atau ruang bermainnya, pastikan ia berada di tempat yang aman dan tetap mudah dijangkau ya. 

  • Terima Kenyataan

Siapa sih yang nggak emosi kalau seharian sudah lelah menyelesaikan beragam chores alias pekerjaan rumah, giliran mau istirahat anak malah berantakin mainan, emosi pasti ya? Moms, saatnya kamu menurunkan sedikit ekspektasimu untuk urusan kerapian karena jika kamu terlalu perfeksionis soal kebersihan yang ada hanya akan membuat emosi. Terima kenyataan jika sekarang ada anak yang sedang belajar bereksplorasi dengan benda-benda yang ada di rumah. Terus menerus emosi saat rumah berantakan justru akan menghambat kemampuan eksplorasi anak. Nah, jadikan momen ini sebagai momen mengajarkan tanggung jawab pada anak, ajak anak untuk membereskan dan menjaga mainannya sendiri. Moms bisa lebih banyak bersantai dan anti emosi deh. 

  • Duduk Bersama dan Bicarakan 

Mungkin terdengar klise untuk diterapkan pada anak yang masih di usia bawah lima tahun. But, membiasakan anak untuk terlibat dalam diskusi akan membuat anak merasa dihargai keberadaannya dan pelan-pelan akan memahami maksud dan tujuan yang disampaikan oleh orang tuanya. So, saat anak sudah mulai membuat emosi, menjauhlah sejenak sambil berpikir, kemudian ajak anak untuk duduk bersama. Bicarakan hal yang membuatmu kesal dan hal yang Moms harapkan tidak terulang kembali. 

  • Salurkan Energimu untuk Hal Positif

Akan sangat membantu meredakan emosi kalau Moms punya hobi, misalnya melukis, olahraga, atau memasak. Alih-alih meluapkan emosi pada anak yang akan menimbulkan berbagai akibat fatal, mending salurkan energimu untuk hobi. Dengan begitu Moms juga akan jadi lebih produktif, kan? 

Itulah empat tips dari Momin untuk Moms yang sedang mengalami ujian kesabaran karena perilaku si kecil. Ingat ya Moms, si kecil perlu memahami kalau kita sedang marah tapi jangan sampai ia yang jadi sasaran kemarahanmu karena akibatnya akan sangat fatal.